Tabrak Lari di Cempaga Kotim, Bocah SD Meninggal Dunia

kanalkalteng.com,Sampit-Insiden tabrak lari kembali menelan korban jiwa di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur. Seorang anak sekolah dasar dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Sabtu (17/1/2026). 

OJK Serahkan Tersangka Tindak Pidana Pasar Modal SWAT

kanalkalteng.com,Jakarta-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menyelesaikan penyidikan tindak pidana pasar modal berupa transaksi semu atau menyesatkan atas perdagangan saham PT Sriwahana Adityakarta, Tbk (SWAT) dan melimpahkan berkas perkara tersebut kepada Jaksa Penuntut Umum.

Terduga Peracun Udang Dipergoki Warga Terantang Kotim

kanalkalteng.com,Jakarta-Upaya seorang pria yang diduga meracuni udang di perairan Desa Terantang, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), berakhir gagal. Aksinya terbongkar setelah warga mencurigai gerak-geriknya di sekitar sungai, Jumat (16/1/2026).

Truk Terguling di Tjilik Riwut KM 48, Pengendara Motor Luka Berat

kanalkalteng.com,Sampit-Arus lalu lintas di Jalan Tjilik Riwut kilometer 48, Desa Patai, Kecamatan Cempaga, mendadak menjadi perhatian warga pada Jumat pagi (16/1/2026). Sebuah truk bermuatan barang tampak terguling di badan jalan, sementara di dekatnya seorang pengendara sepeda motor tergeletak usai terlibat kecelakaan.

Cuaca Kalteng Tak Bersahabat, Warga Diminta Waspada

kanalkalteng.com,Sampit-Aktivitas masyarakat di Kalimantan Tengah diminta lebih berhati-hati. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi pada Kamis (15/1/2026) di sejumlah wilayah.

Gelar Aksi di DPRD Kalteng, Tolak Pilkada Dipilih DPRD

kanalkalteng.com,Palangka Raya-Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (14/1/2026). Aksi tersebut menyoroti wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD serta pengesahan regulasi baru KUHP dan KUHAP yang dinilai berpotensi mempersempit ruang demokrasi.