|
22
Aug
|
Warga Kotim dan Seruyan Keluhkan Tak Stabilnya Jaringan Listrik |
kanalkalteng.com, PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Hero Harappano Mandow, mengungkapkan bahwa warga di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Seruyan meminta jaringan listrik dari PLN bisa teraliri secara stabil. Meski hampir seluruh desa di dua kabupaten tersebut sudah terpasang listrik, namun kualitas aliran listrik yang tidak stabil kerap dikeluhkan masyarakat.
Baca juga: 120 KK Terdampak, Desa Sei Ubar Mandiri Terendam Banjir Hingga Setengah Meter
Hero menjelaskan, ketidakstabilan jaringan listrik berpotensi merugikan warga karena dapat merusak barang elektronik hingga menghambat aktivitas sehari-hari. Menurutnya, pemerintah daerah tidak cukup hanya menghadirkan listrik ke desa, tetapi juga wajib memastikan kualitas jaringan sesuai dengan standar PLN.
“Listrik yang tidak stabil bisa memicu korsleting dan bahkan berisiko menyebabkan kebakaran rumah. Hal ini tentu sangat merugikan masyarakat,” ujarnya, Jumat (22/8).
Hero pun menilai perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap jaringan listrik yang sudah terpasang di pedesaan.
Ia menambahkan, selama ini pemerintah daerah juga telah berupaya menghadirkan listrik alternatif melalui tenaga surya. Namun, masyarakat menilai daya listrik dari panel surya masih terbatas dan tidak mampu memenuhi kebutuhan rumah tangga secara maksimal.
“Kalau tenaga surya memang bagus, tapi kapasitasnya terbatas. Lain halnya dengan listrik PLN yang lebih kuat dan bisa dimanfaatkan secara optimal,” katanya.
Lebih lanjut, Hero menekankan bahwa aliran listrik yang baik merupakan hak dasar masyarakat sekaligus penopang utama pembangunan di daerah. Dengan adanya listrik yang stabil, kualitas hidup warga pedesaan diyakini akan meningkat, baik dari sisi ekonomi, pendidikan, hingga aktivitas sosial masyarakat.
Karena itu, Hero berharap pemerintah daerah bersama PLN segera menindaklanjuti persoalan tersebut. “Masyarakat menunggu bukti nyata, bukan sekadar janji. Listrik yang standar dan stabil akan menjadi pondasi penting bagi kemajuan desa-desa di Kalteng,” tegasnya. (Redaksi)