|
09
Sep
|
GMP Diharapkan Memperkuat Daya Beli Masyarakat |
kanalkalteng.com, Palangka Raya - Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah Agus Chandra, mengatakan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan Pemprov Kalteng bersama RRI Palangka Raya serentak di 38 Provinsi ,diikuti 25 vendor yang terdiri atas instansi pemerintah, pelaku UMKM, BUMD pangan, serta petani dan peternak lokal.
Baca juga: Sembilan Saksi Insiden Penusukan Warga di Desa Sudan Kotim Diperiksa
“Dengan semangat Isen Mulang, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap Gerakan Pangan Murah dapat memperkuat daya beli masyarakat, menjaga stabilitas pangan, serta menjadi wujud nyata kebersamaan dalam bingkai NKRI menuju Indonesia Emas 2045,”ujarnya saat memberikan Laporan GPM , Selasa (9/9/2025).
Dijelasannya, produk yang dijual meliputi beras premium dan medium, bawang merah, bawang putih, minyak goreng kemasan, gula pasir, telur ayam, cabai rawit, ikan, frozen food, sayuran, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya. Semua produk dijual dengan harga di bawah pasar.
Sementara itu Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menegaskan bahwa pemerintah akan terus hadir melalui berbagai program yang berdampak langsung pada kebutuhan dasar masyarakat.
“Masyarakat menyambut kegiatan ini dengan antusias karena dapat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau. Hal ini menjadi bukti nyata sinergi dan kolaborasi dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” tegasnya.
Tampak hadir FORKOPIMDA, Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko, Wakil Wali Kota Palangka Raya H. Achmad Zaini, serta Kepala Bulog Provinsi Kalimantan Tengah Budi Sultika.(Redaksi)