|
08
Sep
|
Cekcok Uang Rp 1 Juta, Remaja di Sampit Nyaris Dibacok Ayah Tiri |
kanalkalteng.com,Sampit-Warga Jalan Tidar 4, Gang Anis, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, dikejutkan oleh keributan antara seorang remaja dengan ayah tirinya pada Jumat (6/9/2025) sekitar pukul 13.10 WIB. Pertengkaran yang semula hanya berupa adu mulut itu hampir berujung pada aksi pembacokan sebelum akhirnya berhasil dilerai warga.
Baca juga: Bendahara Desa di Kecamatan Baamang Menghilang Beserta Uang Koperasi Rp1,4 Miliar
Remaja berinisial F (17) mengaku persoalan bermula dari uang Rp1 juta yang digunakan untuk mengurus motor temannya yang sedang ditahan polisi. Menurut F, ayah tirinya mengklaim bisa membantu melalui seorang kenalan, namun hingga kini motor tersebut tak kunjung keluar.
“Teman saya sudah transfer Rp750 ribu ke teman ayah tiri, terus saya tambahkan Rp250 ribu lagi sampai harus gadai HP. Tapi motor tetap tidak keluar, jadi saya minta penjelasan,” kata F saat dimintai keterangan.
Situasi makin panas ketika F mendesak agar ayah tirinya menghadirkan orang yang disebut-sebut bisa menyelesaikan urusan itu. Permintaan tersebut ditolak, bahkan berujung pada tindakan fisik dari sang ayah tiri. F mengaku dipukul dan sempat melawan.
“Beliau mukul saya, lalu saya lawan. Ibu saya coba melerai, tapi ayah tiri malah ambil senjata tajam mau bacok saya. Untung cepat ditahan warga,” ucap F.
Merasa terancam, F yang sudah berkeluarga dan memiliki dua anak itu bahkan berniat mengambil parang untuk membela diri, namun urung karena warga sudah lebih dulu menahannya. Ia menambahkan, sang ayah tiri tidak memiliki pekerjaan tetap sehingga menimbulkan rasa curiga terkait penggunaan uang tersebut.
Keributan yang menjadi tontonan warga itu akhirnya dilaporkan ke Polsek Baamang. Beberapa saat kemudian, tiga anggota patroli yakni Aipda Khabibullah, Aipda Fahmi, dan Bripda Riko tiba di lokasi. F kemudian dibawa ke Mapolsek Baamang, sementara ayah tirinya menyusul dengan kendaraan pribadi.
“Orang tuanya nanti ikut, kamu ikut dulu ke kantor,” ujar Aipda Khabibullah kepada F. (Redaksi)