|
17
May
|
Bulog Prioritaskan Pedagang Resmi, Distribusi Minyak Goreng Bersubsidi Ketat Diawasi di Kotim |
Sampit, Kanalkalteng.com – Distribusi minyak goreng bersubsidi di Kotawaringin Timur tidak dibuka bebas.
Baca juga: Bansos untuk MPA Disalurkan, Mentaya Hulu Dapat 16 Paket dan Bantuan Peralatan Karhutla
Perum Bulog memastikan penyalurannya dikendalikan ketat dengan memprioritaskan pedagang eceran resmi sebagai garda depan agar minyak sampai ke masyarakat dengan harga yang sesuai.
Kepala Perum Bulog Cabang Kotawaringin Timur, Muhammad Azwar Fuad, menegaskan, skema distribusi disusun berlapis dengan titik awal pada pedagang pasar yang telah terdata dalam sistem resmi pemerintah.
”Prinsipnya, Bulog menyalurkan minyak ke pedagang eceran yang sudah menjadi mitra Bulog dan diutamakan pedagang di pasar yang tercatat dalam Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP),” ujar Azwar, Minggu (17/5/2026).
Setelah kebutuhan pedagang pasar terpenuhi, penyaluran dilanjutkan ke mitra lainnya di luar pasar, termasuk jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) yang juga menjadi bagian dari distribusi resmi Bulog.
”Kemudian baru pedagang eceran mitra Bulog lainnya yang berada di luar pasar dapat menerima penyaluran, seperti RPK,” tambahnya.
Di sisi pasokan, Bulog memastikan ketersediaan minyak goreng masih dalam kondisi aman. Saat ini, stok yang tersimpan di gudang mencapai sekitar 100 ribu liter, yang dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan dua wilayah sekaligus, yakni Kabupaten Kotawaringin Timur dan Seruyan.
”Kami menyediakan stok minyak goreng sekitar 100 ribuan liter, yang pasti cukup untuk memenuhi kebutuhan mitra kami,” ungkapnya.
Terkait harga, Bulog menetapkan skema yang dikunci dari hulu ke hilir. Minyak goreng bersubsidi ditebus pedagang dari gudang Bulog dengan harga Rp14.500 per liter, sementara harga eceran tertinggi (HET) yang dianjurkan kepada konsumen dipatok Rp15.700 per liter.
”Untuk harga tebus di gudang Bulog adalah Rp14.500 per liter, dan Harga Eceran Tertinggi (HET) adalah Rp15.700 per liter,” jelasnya.
Dengan pola distribusi bertahap dan harga yang telah ditentukan, Bulog berharap alur penyaluran tetap terkendali, sekaligus menutup celah potensi kecurangan maupun penyelewengan di lapangan.
Azwar juga mengingatkan masyarakat agar membeli minyak goreng bersubsidi melalui pedagang resmi mitra Bulog, sehingga harga tetap terjangkau dan kualitas produk terjamin.
”Harapannya, masyarakat dapat mengakses minyak goreng dengan harga wajar melalui pedagang mitra yang telah terpercaya dan resmi,” pungkasnya.
Penulis: Deviana
Editor : Surya