|
03
Oct
|
Bansos untuk MPA Disalurkan, Mentaya Hulu Dapat 16 Paket dan Bantuan Peralatan Karhutla |
Sampit, kanalkalteng.com - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada Masyarakat Peduli Api (MPA) sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Baca juga: Kapolda Kalteng Imbau Masyarakat Kurangi Aktivitas di Luar Saat Kualitas Udara Menurun
Bantuan tersebut diserahkan langsung Bupati Kotim Halikinnor di halaman Kantor Kecamatan Mentaya Hulu, Sabtu (3/10/2026).
Camat Mentaya Hulu Muhammad Edison mengatakan, sebanyak 100 paket bansos disiapkan untuk masyarakat di enam kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
Enam kecamatan penerima bantuan yakni Mentaya Hulu, Tualan Hulu, Telaga Antang, Antang Kalang, Bukit Santuai dan Parenggean.
“Untuk Kecamatan Mentaya Hulu sendiri mendapatkan 16 paket, sedangkan sisanya dibagikan untuk lima kecamatan lainnya,” ujar Edison.
Setiap paket bantuan memiliki nilai sekitar Rp250 ribu. Isinya berupa satu dus mi instan, beras 5 kilogram, gula, kopi dan susu.
Menurut Edison, bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung masyarakat yang terlibat dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla di wilayah masing-masing.
Dalam kesempatan yang sama, Pemkab Kotim melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga menyerahkan satu unit sepeda motor trail secara simbolis untuk mendukung mobilitas dalam penanganan karhutla.
Selain itu, Kecamatan Mentaya Hulu mendapat dukungan peralatan dari pihak swasta dan pemerintah daerah. PT Bakung Mas memberikan bantuan dua unit alkon lengkap dengan peralatannya.
Sementara itu, BPBD Kotim meminjam-pakaikan tiga unit profil tank untuk mendukung kebutuhan penanganan karhutla dan ketersediaan air di lapangan.
Edison menambahkan, hingga Sabtu (3/10/2026), masih terdapat satu kejadian kebakaran yang ditangani di wilayah Kecamatan Mentaya Hulu, yakni di Desa Pahirangan.
Di sisi lain, kondisi kabut asap juga masih dirasakan masyarakat. Asap tersebut berasal dari wilayah Bukit Santuai, Tualan Hulu dan sekitarnya, kemudian menyebar hingga ke Kelurahan Kuala Kuayan yang merupakan ibu kota Kecamatan Mentaya Hulu.
“Untuk hari ini ada satu kejadian kebakaran di Desa Pahirangan. Kabut asap dari Bukit Santuai, Tualan Hulu dan sekitarnya juga cukup pekat sampai ke Kuala Kuayan,” jelasnya.
Kondisi tersebut membuat dukungan sarana dan prasarana penanganan karhutla dinilai penting, terutama bagi MPA yang berada di tingkat desa dan kecamatan.
Penulis: Deviana
Editor : Surya