|
18
Jan
|
2026 Disdik Kalteng Fokus AI, Coding, dan STEM. |
kanalkalteng.com, Palangka Raya – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan bahwa penguatan kapasitas guru dan peserta didik di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), coding, serta implementasi Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) menjadi fokus utama kebijakan pendidikan tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Muhammad Reza Prabowo dalam lanjutan rapat koordinasi daring bersama pengawas dan kepala SMA, SMK, serta Sekolah Khusus (SKH) se-Kalimantan Tengah. Sabtu (17/1/2025)
Baca juga: Bendahara Desa di Kecamatan Baamang Menghilang Beserta Uang Koperasi Rp1,4 Miliar
Reza menekankan bahwa guru-guru harus mulai terbiasa dengan pemanfaatan AI dan coding dalam proses pembelajaran. Menurutnya, penguasaan teknologi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan agar pendidikan di Kalimantan Tengah mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan tuntutan global.
“Kalau di pusat orang bicara STEM, kita di daerah sudah bicara implementasinya. STEM ini harus berdampak dan punya manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Sebagai langkah konkret, Disdik Kalteng mendorong pembentukan Research Club di setiap satuan pendidikan. Melalui wadah ini, Reza menargetkan setiap sekolah minimal mampu menghasilkan satu riset atau inovasi setiap tahun yang dilakukan langsung oleh peserta didik, dengan guru berperan sebagai pembimbing.
“Yang melakukan riset adalah anak-anak, bukan guru. Guru tugasnya membimbing dan mengarahkan sesuai dengan karakter dan potensi sekolah masing-masing,” ujarnya. (Redaksi )