|
09
Oct
|
OJK dan BI Kalteng Salurkan Bantuan Karhutla, Empat Sumur Bor untuk Dua Wilayah |
Palangka Raya, Kanalkalteng.com – Empat titik sumur bor dengan instalasi siap pakai menjadi bagian dari bantuan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk Kameloh Baru dan Kalampangan, Kota Palangka Raya. Bantuan tersebut disalurkan bersama paket masker respirator, sembako, vitamin, serta tabung oksigen untuk mendukung penanganan karhutla dan dampaknya terhadap masyarakat.
Baca juga: Gerebek Puntun, Aparat Amankan 15 Orang Positif Sabu, Dua Terduga Pengedar Ditangkap
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan itu melalui kolaborasi dengan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) serta Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Provinsi Kalimantan Tengah.
Penyerahan secara simbolis berlangsung di Ruang Rapat Peteng Karuhei II, Kantor Wali Kota Palangka Raya, Jumat (9/10/2026).
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin hadir bersama jajaran pemerintah daerah. Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah Primandanu Febriyan Aziz, Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Tengah Yuliansyah Andrias, serta perwakilan pimpinan lembaga jasa keuangan di Kota Palangka Raya.
Berdasarkan siaran pers OJK Kalteng Nomor SP-40/KO.2301/2026, bantuan ditujukan kepada BPBD Kota Palangka Raya serta wilayah Kameloh Baru dan Kalampangan.
BPBD Kota Palangka Raya menerima 200 paket berisi masker respirator, sembako, dan vitamin, serta tiga tabung oksigen.
Sementara itu, Kameloh Baru dan Kalampangan masing-masing memperoleh dua titik sumur bor beserta instalasi siap pakai, 10 paket berisi masker respirator, sembako, dan vitamin, serta satu tabung oksigen.
Secara keseluruhan, bantuan tersebut mencakup empat titik sumur bor, 220 paket berisi masker respirator, sembako, dan vitamin, serta lima tabung oksigen.
Melalui kolaborasi itu, OJK, BI, FKIJK, dan BMPD Kalteng berupaya mendukung pemerintah daerah menanggulangi dampak karhutla. Bantuan kemanusiaan dan operasional tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan penanggulangan karhutla sekaligus mendorong pemulihan aktivitas masyarakat dan ekonomi Kota Palangka Raya agar tetap kondusif.
Siaran pers tersebut juga menegaskan komitmen FKIJK dan BMPD Kalteng untuk tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi daerah. Kedua forum itu turut mengambil peran dalam perlindungan ekosistem serta penanganan dampak sosial dan ekonomi akibat bencana lingkungan.
Sinergi lintas lembaga tersebut diharapkan menjadi modal untuk memitigasi risiko bencana secara terintegrasi dan berkesinambungan di Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya.
Penulis: Yanti
Editor : Surya