|
08
Dec
|
Jelang Nataru, Harga Ayam Potong di Palangka Raya Merangkak Naik |
kanalkalteng.com , Palangka Raya-Harga daging ayam potong di Pasar Besar Kota Palangka Raya, Provinsi Kalteng, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) mencapai Rp 40 ribu per kilogram (Kg). Padahal sebelumnya harga Rp 36 ribu per Kg.
Baca juga: Polda Kalteng Musnahkan Barang Bukti Narkoba Senilai Rp8,54 Miliar
“Kenaikan harga ayam tersebut telah terjadi hampir sepekan ini. Sebelumnya ayam harganya Rp 36 ribu perkilogram, sekarang sudah naik Rp 4 ribu jadi Rp 40 ribu per Kg," kata Noor Nazly (38), pedagang ayam di Pasar Besar Palangka Raya, Senin (8/12/2026).
Dengan kenaikan ini dia mengaku omsetnya mengalami penurunan dari semula bisa menjual hingga 50 ekor ayam turun hanya berkisar 40 ekor. Ini karena pelanggannya menurunkan jumlah pembelian ayam.
Ibu dua anak ini mengaku belum mengetahui apa penyebab kenaikan ini, padahal ketersediaan ayam di Kota Palangka Raya cukup berlimpah.
"Kurang tahu saya kenapa bisa naik. Padahal ayam tidak sulit dicari," ucapnya.
Dirinya berharap, harga ayam kedepan dapat lebih stabil dan tidak mengalami kenaikan harga. Pasalnya, jika harga terus naik maka para pedagang akan kesulitan dalam menjual ayam.
"Walaupun ayam ini pasti dicari oleh warga, tapi kami kenaikan ini sangat berpengaruh dengan penghasilan kami,"katanya.
Sementara itu menurut Greace (45) warga Jalan Garuda, Palangka Raya, mengatakan, kenaikan harga ini dikuatirkan akan semakin melonjak saat mendekati perayaan Natal kelak.
“Sebab biasanya bila terjadi lonjkan permintaan maka harga akan semakin mahal dan ujungnya kita kena harga mahal,”ujarnya.
Untuk itu dia berharap agar pemerintah melakukan operasi pasar agar harga bahan pokok warga bisa tetap stabil menjelang perayaan Nataru ini.
“ Kami berharap, agar harga pokok bisa tetap di jaga supaya tidak terjadi kenaikan di saat warga membutuhkannya,”pungkasnya.
Penulis : Heriyanto
Editor : Heriyanto