Header Warga Keluhkan , Banyaknya Pengemis di Pasar PPM Sampit Saat Ramadan

Ilustrasi Pengemis (Dok . Ist)

Warga Keluhkan , Banyaknya Pengemis di Pasar PPM Sampit Saat Ramadan

kanalkalteng.com , Sampit - Aktivitas jual beli di kawasan Pasar PPM Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diwarnai keluhan dari sejumlah pengunjung. Mereka menilai keberadaan pengemis yang semakin marak, terutama sejak memasuki bulan Ramadan, mulai mengganggu kenyamanan saat berbelanja.

Baca juga: Harga Elpiji Nonsubsidi Meningkat,  Warga Kotim Khawatir Gas untuk Rakyat Miskin Ikut Terdampak

Salah seorang warga, Aldo, mengaku hampir setiap kali datang ke Pasar PPM ia didatangi pengemis. Bahkan, menurutnya, ada yang terkesan memaksa meski secara fisik terlihat sehat dan berpakaian rapi.

“Saya lagi menunggu barang saya diambilkan pedagang, tiba-tiba ada laki-laki muda berpakaian tidak seperti pengemis, tapi minta uang,” ungkapnya, Selasa (24/2/2025).

Ia menceritakan, saat mengatakan tidak memiliki uang receh, pria tersebut tetap mendesak. Bahkan disebutkan tidak masalah jika diberi uang nominal besar karena akan ditukarkan dan dikembalikan sisanya.

“Saya bilang tidak ada uang kecil, tapi dia jawab tidak apa-apa nanti ditukarkan atau dikembalikan sisanya. Itu menurut saya sudah mengarah ke memaksa,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut cukup membuatnya tidak nyaman, terlebih saat suasana pasar sedang ramai. Ia khawatir situasi seperti ini dapat menimbulkan rasa tidak aman, khususnya bagi pengunjung perempuan.

Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya. Mereka menilai fenomena pengemis di Pasar PPM seolah menjadi kejadian berulang setiap Ramadan, bahkan jumlahnya dirasakan semakin bertambah dari tahun ke tahun.

Masyarakat berharap ada perhatian dari pihak terkait untuk melakukan penertiban, agar aktivitas perdagangan tetap berlangsung aman dan nyaman tanpa gangguan yang meresahkan pengunjung.

Penulis : Deviana

Editor   : Surya S

Share this Post