|
26
Feb
|
Remaja 18 Tahun, Korban Tenggelam di Danau Bina Karya Ditemukan Tewas |
kanalkalteng.com , Sampit – Niat menyusul teman yang lebih dulu berada di seberang danau berujung petaka. Seorang remaja bernama Ananda Putra Wijaya (18) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di danau kawasan Perumahan Bina Karya, Jalan Jenderal Sudirman Km 6, Desa Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kamis (26/2/2026) sore.
Baca juga: Diduga Gelapkan Uang Yayasan Puluhan Juta di Kotim , Pria 26 Tahun Diamankan Polisi
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban berenang menyeberangi danau sejauh kurang lebih 75 hingga 100 meter untuk mendekati teman-temannya. Namun diduga karena kelelahan, korban tak mampu kembali ke tepian dan akhirnya tenggelam.
Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian pukul 17.38 WIB dan langsung bergerak ke lokasi.
“Informasi awal, korban berenang menuju titik sekitar 75 sampai 100 meter dari pinggir danau untuk menyusul temannya. Diduga karena kelelahan kemudian tenggelam,” ujar Multazam.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD yang sedang piket segera meluncur ke lokasi dengan membawa satu unit perahu karet. Operasi pencarian dilakukan bersama unsur Pos SAR Sampit, PMI, kepolisian, aparat kelurahan, serta masyarakat setempat.
“Setelah menerima laporan, kami langsung memberangkatkan tim. Personel melakukan penyelaman dan penyisiran di sekitar titik yang diduga menjadi lokasi tenggelamnya korban,” jelasnya.
Pencarian berlangsung sekitar 50 menit sejak operasi dimulai. Dengan kondisi air yang keruh dan kedalaman danau bervariasi antara 1,6 hingga 1,8 meter, tim harus berhati-hati dalam melakukan penyelaman. Penerangan tambahan turut digunakan saat hari mulai gelap.
Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 19.50 WIB pada jarak kurang lebih 20 hingga 25 meter dari bibir danau.
“Korban ditemukan sekitar 25 meter dari pinggir danau. Selanjutnya dievakuasi oleh tim PMI dan dibawa ke kamar jenazah RSUD dr Murjani untuk dilakukan visum,” kata Multazam.
Ia menambahkan, keluarga korban telah dihubungi sejak awal kejadian dan proses penanganan berjalan lancar hingga seluruh personel kembali ke markas dalam keadaan selamat.
Penulis : Deviana
Editor : Surya S