Header Kapolda Kalteng Ajak Warga Panjatkan Doa Minta Turun Hujan

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan (Foto: Ist)

Kapolda Kalteng Ajak Warga Panjatkan Doa Minta Turun Hujan

Palangka Raya, Kanalkalteng.com  – Ancaman kebakaran hutan dan lahan mulai membayangi Kalimantan Tengah seiring musim kemarau yang kian menguat. 

Baca juga: Polda Kalteng Produksi 1.607 Jerigen X-Fire untuk Percepat Pemadaman Karhutla Gambut

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, memilih mengetuk sisi spiritual masyarakat: mengajak warga serentak memanjatkan doa agar hujan segera turun.

Seruan itu disampaikan sebagai bagian dari upaya menghadapi risiko karhutla yang setiap tahun menghantui wilayah ini. Harapan sederhana namun penting, yakni turunnya hujan mampu meredam potensi kebakaran sejak dini.

”Kami mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Tengah untuk bersama-sama berdoa memohon agar Allah SWT menurunkan hujan sebagai rahmat bagi daerah kita. Semoga dengan turunnya hujan, ancaman kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah serta aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Kapolda, Selasa (28/7/2026).

Menurut Iwan, doa bersama menjadi ikhtiar batin yang harus berjalan seiring dengan langkah konkret di lapangan. Pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga berbagai pemangku kepentingan terus memperkuat pencegahan karhutla melalui berbagai strategi.

Musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah Kalteng, kata dia, menuntut kewaspadaan kolektif. Upaya mitigasi terus digencarkan, namun peran masyarakat tetap menjadi kunci untuk menekan risiko kebakaran.

Ia juga mengingatkan larangan tegas terhadap praktik pembakaran lahan, tanpa pengecualian. Pencegahan karhutla, tegasnya, bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Pendekatan persuasif tetap dikedepankan melalui edukasi dan sosialisasi. Pada saat yang sama, jajaran Polda Kalteng meningkatkan patroli rutin, memperketat pemantauan di wilayah rawan, serta memperkuat koordinasi lintas instansi dalam penanganan karhutla.

“Ikhtiar lahir dan batin yang dilakukan secara bersama-sama diharapkan dapat membawa manfaat bagi masyarakat Kalteng, menjaga kelestarian lingkungan, serta mencegah meluasnya lahan terbakar yang berdampak pada kesehatan, aktivitas ekonomi, dan kehidupan sosial masyarakat,” pungkasnya.

Penulis  : Yanti 

Editor     : Surya

Share this Post