|
07
Apr
|
Diduga Gantung Diri, Seorang Warga Kota Besi , Kotim Ditemukan Meninggal di Rumah |
kanalkalteng.com , Sampit - Disclaimer:Artikel ini kami terbitkan bukanlah ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Tapi kalaupun ada diantara pembaca ada yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Baca juga: Harga Elpiji Nonsubsidi Meningkat, Warga Kotim Khawatir Gas untuk Rakyat Miskin Ikut Terdampak
Peristiwa tragis terjadi di Desa Hanjalipan, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur. Seorang pria berinisial HD (31) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Senin (6/4/2026) pagi, diduga akibat gantung diri.
Kejadian tersebut pertama kali terungkap setelah dua warga mendatangi rumah korban sekitar pukul 06.30 WIB. Namun, saat dipanggil dari luar, tidak ada respons dari dalam rumah.
Kapolres Kotawaringin Timur melalui Kapolsek Kota Besi Iptu Noor Iksan menuturkan, salah satu saksi kemudian mencoba masuk ke dalam rumah melalui pintu belakang untuk memastikan kondisi korban.
“Salah satu saksi masuk lewat pintu belakang dan saat masuk ke kamar, korban sudah ditemukan dalam kondisi tergantung,” ujarnya, Selasa (7/4/2026)
Melihat kejadian tersebut, saksi yang panik langsung berupaya menurunkan korban dengan cara memotong tali yang digunakan.
“Setelah itu pintu depan dibuka untuk memanggil saksi lainnya serta orang tua korban,” lanjutnya.
Peristiwa itu segera dilaporkan kepada perangkat desa dan pihak kepolisian. Petugas Polsek Kota Besi yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.
Dari hasil pemeriksaan di tempat kejadian, pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan memilih menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
“Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan autopsi dan tidak membuat laporan atau tuntutan,” kata Kapolsek.
Meski demikian, polisi memastikan proses penyelidikan tetap berjalan untuk menggali lebih jauh penyebab pasti korban nekat mengakhiri hidupnya.
Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi sosial di lingkungan sekitar, terutama terhadap individu yang berpotensi mengalami tekanan atau persoalan pribadi.(Redaksi)