Header Banjir Rob Mengintai Warga Pesisir Sampit, Masyarakat  Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Banjir yang menerjang wilayah Kotim beberapa waktu lalu. (foto Ist)

Banjir Rob Mengintai Warga Pesisir Sampit, Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

kanalkalteng.com , SAMPIT – Potensi banjir rob masih mengintai wilayah pesisir Kabupaten Kotawaringin Timur dalam beberapa hari ke depan. Kondisi pasang air laut yang terjadi bersamaan dengan cuaca hujan menjadi perhatian serius bagi masyarakat yang tinggal di kawasan rendah.

Baca juga: Harga Elpiji Nonsubsidi Meningkat,  Warga Kotim Khawatir Gas untuk Rakyat Miskin Ikut Terdampak


Kepala BMKG Kotim, Mulyono Leo Nardo, menyampaikan bahwa peringatan dini terkait banjir rob masih berlaku hingga 4 April 2026. Ia menekankan agar masyarakat, khususnya di daerah pesisir, tidak mengabaikan kondisi ini.


“Wilayah pesisir di Kotim agar berhati-hati terhadap potensi banjir rob, karena saat ini sedang ada peringatan dini yang berlaku hingga tanggal 4 April,” ujarnya, Kamis (4/2/2026).


Menurutnya, fenomena rob dapat memicu genangan air di permukiman warga, terutama saat terjadi pasang maksimum air laut. Kondisi tersebut bisa semakin berdampak jika di waktu bersamaan terjadi hujan dengan intensitas cukup tinggi.


Selain meningkatkan kewaspadaan, masyarakat juga diminta aktif memantau perkembangan informasi cuaca dan pasang surut air laut agar dapat mengambil langkah antisipasi sejak dini.


“Warga diimbau untuk selalu memantau perkembangan prakiraan cuaca dari BMKG serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan hujan lebat,” tambahnya.


BMKG juga mengingatkan bahwa meskipun suhu udara di wilayah Kotim masih tergolong normal, potensi hujan sedang hingga lebat tetap perlu diwaspadai. Hal ini dapat memperbesar risiko terjadinya genangan, terutama di wilayah yang rawan terdampak rob.(Redaksi)


Share this Post