|
23
Jul
|
Antisipasi Gagal Panen Saat Kemarau Pemkab Kotim Siapkan Bantuan Irigasi |
Sampit, Kanalkalteng.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) setempat tengah menyiapkan bantuan irigasi pipa dan irigasi pompa dari Kementerian Pertanian untuk petani di wilayah tersebut.
Baca juga: Diduga Gelapkan Uang Yayasan Puluhan Juta di Kotim , Pria 26 Tahun Diamankan Polisi
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotim, Yephi Hartadi Periyanto, menyampaikan bahwa tantangan utama diprediksi akan muncul pada musim tanam berikutnya, yaitu setelah panen pada akhir Juli hingga awal Agustus 2026.
“Kondisi saluran irigasi yang mulai mengering dan masuknya air asin ke sejumlah wilayah pertanian berpotensi menghambat proses penanaman kembali,” ujar Yephi, Kamis, 23 Juli 2026.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah tengah memproses bantuan irigasi pipa dan irigasi pompa dari Kementerian Pertanian. Bantuan ini diharapkan segera beroperasi sehingga bisa memenuhi kebutuhan air bagi petani saat memasuki musim tanam Agustus hingga September mendatang.
“Informasi gagal panen belum ada. Kemarau memang baru mulai dan antisipasi sudah dilakukan beberapa bulan sebelumnya. Saat ini petani tinggal menunggu masa panen,” terang Yephi.
Namun ia mengakui bahwa saat ini debit air saluran irigasi primer maupun sekunder terus menurun. Bahkan di beberapa lokasi, air asin sudah mulai masuk sehingga suplai air dari jaringan irigasi tidak optimal.
Untuk mengatasi hal ini, pemerintah berupaya memanfaatkan sumber air dari sumur dalam yang akan disalurkan melalui jaringan pipa. Sistem ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian selama musim kemarau berlangsung.
Dengan percepatan pembangunan sarana irigasi tersebut, pemerintah optimistis proses penanaman berikutnya dapat berjalan sesuai jadwal sehingga produktivitas pertanian di Kotim tetap terjaga meski menghadapi ancaman kekeringan.
Penulis : Deviana
Editor : Surya