|
27
Aug
|
Air Jadi Kendala Pemadaman Karhutla ,Brimob Kalteng Pasang Sumur Bor di Kereng Bangkirai |
Palangka Raya, Kanalkalteng.com – Akses air menjadi salah satu tantangan saat api membakar kawasan gambut yang jauh dari embung maupun kanal.
Baca juga: Terima 48 Personel BKO dan Bantuan Sarpras dari Kapolri, Polda Kalteng Perkuat Penanganan Karhutla
Menjawab kebutuhan itu, Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah memasang sumur bor di Jalan Dulin Kandang 3, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kota Palangka Raya, Rabu malam (26/8/2026).
Sumur bor tersebut dipasang untuk memperkuat ketersediaan air dan mengoptimalkan pemadaman kebakaran hutan dan lahan atau karhutla, khususnya di kawasan gambut yang rawan terbakar.
Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Dansatbrimob Kombes Pol Dieno Hendro Widodo mengatakan, pengeboran itu telah menghasilkan air yang dapat dimanfaatkan dalam penanganan kebakaran.
”Alhamdulillah, airnya keluar,” kata Dieno.
Keberadaan sumur bor dinilai penting karena sejumlah titik rawan karhutla berada cukup jauh dari sumber air yang selama ini tersedia, seperti embung dan kanal.
Kondisi itu kerap menyulitkan personel ketika harus melakukan pemadaman di lapangan.
”Selanjutnya akan dibuat di tempat-tempat yang jauh dari embung atau kanal,” ujarnya.
Pemasangan sumur bor menjadi bagian dari langkah Satbrimob Polda Kalteng untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla di wilayah rawan kebakaran.
Ketersediaan sumber air yang lebih dekat diharapkan memudahkan personel saat memadamkan api. Langkah tersebut sekaligus ditujukan agar penanganan kebakaran di lahan gambut dapat dilakukan lebih cepat dan optimal.
Dieno menegaskan, penyediaan sumber air di lokasi-lokasi sulit dijangkau merupakan salah satu strategi untuk mempercepat pemadaman, terutama ketika kebakaran muncul jauh dari embung atau kanal.
”Kami berharap keberadaan sumur bor ini dapat mempercepat proses pemadaman karhutla di kawasan gambut dan menjadi solusi penyediaan sumber air di lokasi-lokasi yang jauh dari embung maupun kanal,” tutupnya.
Penulis: Yanti
Editor : Surya